Sabtu, 19 Januari 2013

REAKTANSI KAPASITIF

Reaktansi kapasitif adalah reaktansi yang berasal dari kapasitor, simbolnya XC dan satuannya Ohm. Sama halnya dengan reaktansi induktif, reaktansi kapasitif bereaksi bila dihubungkan dengan tegangan bolak-balik, sehingga nilainya merupakan bagian imajiner dalam bilangan kompleks rumus impedansi, ditulis

Z = R + jXC ....... [1]

dimana:
Z = Impedansi (Ω)
R = Resistansi (Ω)
XC = Reaktansi kapasitif (Ω)

Nilai XC dapat diperoleh dari
XC = − 1 ÷ (ω C) ....... [2]
ω = 2 π f ....... [3]

Menggabungkan persamaan [2] dan [3], menjadi

XC = − 1 ÷ (2 π f C) ....... [4]

dimana :
π = Pi ≈ 3,14
f = Frekuensi (Hertz atau disingkat Hz)
C = Kapasitansi (Farad atau disingkat F)

Dengan menggabungkan persamaan [1] dan [4], maka diperoleh rumus impedansi (R dan C)

Z = R − j[1 ÷ (2 π f C)]
Contoh soal:
Hitunglah impedansi gambar rangkaian di bawah ini, jika resistor bernilai 5 Ω dan kapasitor 25,33 nF, dengan frekuensi 1 MHz
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGLzpJW8OP28cqBMMmMpYqeWi9E6iUHn53Q966-fymaucr-lFUSXWPg0FyLoBFcwBNnjEiacg-5ow_pfoderrIS11Gfkh07maU5HLqk0V1Nqc0AoGQBLgk7IodfQ8nTVvFf-wGnZvSCOY/s400/reaktansi-kapasitif.png

Penyelesaian:
Z = R − j[1 ÷ (2 π f C)]
Z = 5 − j[1 ÷ (2 × 3,14 × 106 × 25,33.10-9)]
Z = 5 − j6,28 Ω

Tidak ada komentar:

Posting Komentar